Tuberkulosis

Merupakan penyakit yang menyerang organ paru dan dapat menyerang organ selaian paru, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis atau Mycobacterium bovis. Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan di Indonesia dengan karena banyak diderita olah penduduk di Indonesia  dan berbagai Negara berkembang.  Tuberkulosis ada sejak 5000 tahun SM  dan Robert Koch menemukan Tubercle bacillus tahun 1882 sebagai penyebab TB.  Proses penularan TB dengan basillus masuk di bagian perifer  paru melalui pernafasan. Pada minggu 4-6  setelah infeksi sistem imun tubuh akan merespon dan terjadi hipersensitivitas dan terjadi  demam ringan, malaise, serta gejala lain. Periode dorman terjadi beberapa tahun sampai keadaan dan pada kondisi imun turun akan timbul penyakit TB.

Tanda dan gejala

Tanda TB yang terjadi adalah konstitusi dan pulmonal meliputi: batuk, demam,  penurunan berat badan, hemoptisis, dan tanda lainnya: keringat malam, nyeri dada pleuritik, nafas pendek.

Diagnosis

Diagnosis  TB paru maupun TB Ekstra Paru mengguankan ISTC (International Standard For Tuberculosis Care). Diagnosis ditegakkan dari pemeriksaan BTA sputum positif 2 kali atau positif 1 kali dengan gambaran TB pada roentgen. Bila pemeriksaan  sputum BTA negative dan  tidak membaik dengan pengobatan non spesifik dan roentgen sesuai TB maka diagnosisnya TB. Tuberkulosis Ekstra Paru dengan melakukan  pemeriksaan mikrobiologi pada organ terinfeksi atau alternative pemeriksaan histopatologi.

Advertisements