Tanda tanda kehamilan

 

Kehamilan pada seorang wanita merupakan hal yang sangat membahagiakan sehingga sangat perlu diketahui tanda-tanda kehamilan antara lain:

  1. Terlambat datang bulan minimal 1 minggu merupakan tanda awal kehamilan.
  2. Payudara mengalami rasa  nyeri, berat, perubahan puting, sekresi kolostrum, dan perbesaran vena.
  3. Mual dan muntah atau morning sickness akibat reaksi tubuh terhadap  tingginya kadar progesteron.
  4. Terjadi sembelit karena perubahan hormonal dan penekanan rahim
  5. Sering kencing akibat tekanan pada kandung kemih karena uterus yang membesar.
  6. Peningkatan sekresi cairan vagina dengan mengeluarkan cairan putih atau kuning.
  7. Peningkatan indera penciuman terhadap  bau-bauan yang asing atau menyengat sehingga dapat menjadi  pusing, mual, dan kemudian ingin muntah.
  8. Terjadi varises dan pembengkakan pada beberapa bagian  tubuh.
  9. Tulang dan gigi mudah mengalami kerapuhan sehingga pelu asupan gizi dan perawatan yang baik.

Sumber:

http://ibuhamil.blog.com/2012/07/24/tanda-tanda-kehamilan

Perawatan Bayi Baru Lahir

 

Memiliki seorang bayi merupakan kebahagiaan yang sangat besar bagi pasangan suami istri. Untuk merawat bayi yang baru lahir membutuhkan pengalaman yang dapat dipeolah dari orang tua. Beberapa hal yang sangat penting dilakukan pada bayi adalah:

  1. Memberikan  ASI dari yang pertama sekali karena ASI ini mengandung  kolostrum yang mengandung  anti body untuk  kekebalan tubuh bayi.
  2. Membersihkan, memandikan menggunakan  sampo dan sabun bayi yang aman bagi bayi dan dilakukan setiap pagi dan sore.
  3. Memakaikan pakaian yang bersih, lembut dan pas.
  4. Penggunaan popok dari katun yang aman, lembut dan tidak mengandung bahan berbahaya.
  5. Menidurkan ditempat yang aman dari jatuh, gigitan binatang misalnya tikus.
  6. Gunakan kelambu untuk menjaga bayi dari gigitan nyamuk.
  7. Mengganti popok setiap kali basah sehingga tidak menimbulkan gangguan kulit.
  8. Gunakan dan mengganti pampers setiap kali basah.
  9. Menggendong bayi dengan kepala bayi harus selalu ditahan agar tidak tergoyang secara keras. Bila menggendong bayi secara tegak gunakan kedua belah tangan untuk dapat kepalanya.
  10. Jauhkan dan awasi dari anak-anak yang masih kecil agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya.

Sumber:

http://ibuhamil.blog.com/2012/09/23/perawatan-bayi-yang-baru-lahir/

 

Mengatasi Kuning Pada Bayi

 

 

Kuning pada bayi terjadi akibat  meningkatnya bilirubin pada darah bayi. Kuning pada bayi tidak berbahaya bila  tidak menghilang lebih dari dua minggu dan tidak menjalar ke telapak tangan serta kaki. Untuk mengatasi kuning pada bayi dapat  dilakukan dengan:

  1. Pemberian ASI  yang cukup sehingga bayi sering buang air besar dan kecil untuk meningkatkan pemecahan bilirubin
  2. Dilakukan terapi sinar yang diarahkan pada permukaan tubuh  bayi dan hanya memakai tutup pada kemaluan dan mata selama 24 jam sehingga dapat menurunkan kadar  bilirubin menjadi normal.
  3. Bila terapi dengan sinar tidak berhasil maka dapat dilakukan transfusi darah secara  bertahapsampai ada perbaikan kadar bilirubin.
  4. Penggunaan obat yang dapat untuk pengikatan bilirubin indirect misalnya: phenobarbital atau pemberian plasma/albumin untuk  mengurangi kadar bilirubin yang ada dalam darah.

Sumber:

http://ibuhamil.blog.com/2012/10/05/merawat-bayi-kuning-perawatan-bayi/#more-21